Mengulik Pemilik KIJA: Siapa saja pemegang Saham Emiten Kawasan Industri Ini?
KIJA adalah perusahanaan pengembang kawasan industri pertama di Indonesia yang melantai di bursa, emiten ini mencatatkan sahamnya secara perdana pada 1995.
Comersial Hub
1/9/20262 min read
Siapa pemilik KIJA? PT Kawasan Industrik Jababeka Tbk (KIJA) merupakan emiten properti dan real estate yang dikenal sebagai pengembang kota mandiri berbasis Industri.
Pada 1995, KIJA memperolehkan sejarah sebagai pengembang kawasan Industri pertama di Tanah Air yang masuk ke bursa. Lewat penawaran saham perdana sebanyak 47 Juta saham, perusahaan ini mendapat keuntungan dana Rp 232 Miliar. Kegiatan usaha KIJA terbagi ke dalam tiga pilar utama, yakni pengembangan lahan dan properti, insfrastruktur dan jasa, serta Leisure & Hospitality. Namun, fokus utama perseroan tetap pada pengembangan kawasan Industri beserta layanan infrastruktur dan pengelolaannya.
Kota Jababeka di Cikarang menjadi pusat pengembangan KIJA. Kota terpadu seluas 5.600 hektar, kini dihuni sekitar 1 Juta penduduk dan berfungsi sebagai kawasan permukiman yang menyatu dengan pusat Industri. Melansir laman resmi perseroan (7 Januari 2026), kawasan Industri Jababeka kini ditempati oleh 1.650 perusahaan nasional dan multinasional dari 30 negara. Antara lain AS, Inggris, Perancis, Jerman, Belanda dan sebagainya. Perusahaan yang beroperasi di kawasan tersebut misalnya : L'Oreal, Mattel, Samsung, Unilever, United Tractors, AKZO Nobel, Nissin Mas, ICI Paints dan sebagainnya.
Selain Jababeka, KIJA membangun kawasan industri di Tanjung Lesung dengan fokus pada pariwisata dan hospitality, serta mengembangkan kawasan industri Kendal di Jawa Tengah melalui kemitraan dengan perusahaan Singapura. Perseroan menyediakan berbagai fasilitas properti industri bagi perusahaan kecil dan menengah, termasuk pabrik siap pakai, pergudangan, dan workshop yang diperuntukkan bagi UMKM.
Selain sektor industri, KIJA juga mengembangkan kawasan hunian yang dilengkapi dengan beragam fasilitas penunjang, mulai dari pengelolaan limbah hingga area komersial dan pendidikan. Lantas, siapa sebenarnya pemilik KIJA saat ini? Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, berikut struktur kepemilikan saham PT Kawasan Industri Jababeka Tbk.
Siapa Pemilik kija?
Berdasarkan laporan bulanan registrasi pemegang efek yang disampaikan ke bursa per 30 November 2025, terdapat dua pihak pengendali di KIJA, yakni Setyono Djuandi dan Aida Garnida. Aida Garnida tercatat menggenggam sekitar 580 juta saham atau setara 2,78 persen dari total saham beredar. Di sisi lain, kepemilikan terbesar dipegang oleh Mu Min Ali Gunawan dengan 4,39 miliar saham atau 21,08 persen, disusul Islamic Development Bank yang menguasai 2,40 miliar saham atau 11,52 persen.
Adapun masyarakat memiliki 12,26 miliar saham KIJA, atau setara 58,90 persen dari total saham terdaftar.
Pada perdagangan Rabu, 7 Desember 2025, saham KIJA bergerak di level Rp254 per saham pada sesi pertama, menguat 5,83 persen dibanding harga pembukaan. Dalam setahun terakhir, kinerja saham ini tercatat naik 11,11 persen.
Itulah informasi singkat tentang siapa pemilik KIJA.



